JAKARTA, JURNALJABAR.CO.ID – Kondisi sirkuit Mandalika menjadi pembicaraan serius menjelang MotoGP 2022 dimulai. Namun, berbagai upaya tetap akan dilakukan untuk memastikan MotoGP Mandalika 2022 tetap bisa digelar.
Grand Prix Safety Officer FIM, Franco Uncini menyampaikan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak yang berwenang di Mandalika untuk memperbaiki sirkuit. Bagaimanapun berbagai keluhan usai dilakukan Tes Pramusim di Mandalika tetap menjadi perhatian pihaknya.
“Kami menyelesaikan tes tanpa masalah apapun. Tapi kami takut untuk menggelar Grand Prix dengan kondisi seperti ini. Kami sedang berkomunikasi dengan pihak terkait dan kami sudah memberi pemahaman tentang masalahnya. Kami akan mencari solusi untuk menggelar GP dengan aman dan tenang,” kata Uncini dilansir dari GPOne.
Pihak FIM dalam hal ini sudah menunjuk Mark Hughes sebagai arsitek yang mengawasi pembangunan trek dan akan bertanggungjawab dengan Jarno Zafelli selaku teknisi. Keduanya sudah bekerjasama memperbaiki sirkuit Sepang ketika bermasalah dengan permukaan air.
“Kami masih butuh beberapa hari. Memang benar ada batu yang berasal dari aspal yang lepas. Tapi situasi tidak di luar kendali, karena ada beberapa bagian yang lebih rusak dari lainnya. Masalah paling besar ada di tikungan 1, 5, dan terakhir. Dalam waktu dekat, kami akan segera mencari solusi,” ujarnya.
Usai melakukan Tes Pramusim MotoGP 2022 di Mandalika sejumlah pembalap mengeluhkan kondisi lintasan di sirkuit kebanggaan Indonesia ini. Pembalap MotoGP tim Aprilia, Aleix Espargaro, menyebut Sirkuit Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat, tidak siap untuk menggelar balapan.
BACA JUGA: Kapolaga Asli Pangandaran Ternyata Terbaik Didunia
Espargaro mengutarakan hal tersebut berdasar pengalaman menjajal Sirkuit Mandalika pada sesi tes MotoGP Mandalika akhir pekan lalu. Secara keseluruhan dirinya melihat kondisi lintasan di Mandalika rawan menimbulkan masalah.
“Trek ini tidak siap untuk menggelar balapan sama sekali. Kami tidak menunjukkan kemampuan maksimal selama tes seperti yang kami lakukan di Malaysia,” kata Espargaro seperti dilansir Crash, Rabu 16 Februari 2022.
Sebelumnya, beberapa pembalap mengalami masalah ketika mencoba sirkuit Mandalika. Pembalap Yamaha Monster Energy Fabio Quartararo terkena kerikil di bagian leher, sementara pembalap Ducati Pecco Bagnaia menunjukkan bekas memar di lengannya akibat terkena batu.
Menanggapi hal ini FIM, Dorna, dan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) sepakat untuk memperbaiki Sirkuit Mandalika. Mereka berencana melakukan pelapisan ulang pada permukaan aspal di sebagian lintasan.
“Sirkuit akan diaspal ulang dari bagian sebelum Tikungan 17 hingga setelah Tikungan 5. Venue juga akan mempersiapkan Grand Prix dengan menggunakan teknologi terkemuka dunia untuk memastikan keseluruhan permukaan memenuhi standar MotoGP,” bunyi pernyataan resmi FIM.
“Semua pihak ingin meyakinkan penggemar kami di Indonesia dan semua orang di seluruh dunia bahwa Pertamina Grand Prix Indonesia 2022 akan berlangsung pada tanggal yang direncanakan dan MotoGP sangat menantikan untuk kembali ke Lombok,” tambah pernyataan itu. (Puguh)