Misteri Dibalik Keindahan Gunung Rinjani di Pulau Lombok

  • Bagikan
Misteri Dibalik Keindahan Gunung Rinjani di Pulau Lombok - Pinterest

JURNALJABAR.CO.ID – Gunung Rinjani yang memiliki ketinggian 3.726 meter diatas permukaan laut (mdpl) merupakan gunung favorit bagi pendaki Indonesia karena keindahan pemandangannya.

Namun dibalik keindahanya, asal muasal gunung Rinjani ini sering dikaitkan dengan cerita misteri. Ada banyak cerita misteri yang beredar diluaran sana, salah satunya yaitu sosok naga yang menjadi penunggu gunung Rinjani.

Sejarah Singkat Gunung Rinjani

Ada banyak versi sejarah dari gunung Rinjani dan salah satunya adalah kisah Putri Anjani yang menjalani hubungan dengan pria miskin.

BACA JUGA :   Mitos Menyeramkan Dibalik Keindahan Gunung Botak di Kabupaten Rembang

Namun hubungan tersebut tidak disetujui oleh ayahnya, sehingga dia kabur ke gunung dan menghabiskan waktunya disana. Kemudian para jin penunggu mengangkatnya menjadi ratu kerajaan mereka dan kemudianlah gunung itu dinamai Gunung Rinjani.

Baca Juga: Menikamati Sejuta Keindahan Alam di Sunrise Point Cukul Pangalengan

Misteri Naga Penunggu Gunung Rinjani

Menurut kisah rakyat yang beredar, konon katanya sosok naga ini terdapat di wilayah Gunung Rinjani. Naga ini dikabarkan hidup bergerombol dan biasanya menempati gua yang ada di Gunung itu terutama di bagian yang terpencil jauh dari permukiman penduduk.

BACA JUGA :   Update Wisata Alam Favorit di Jawa Barat Tahun 2022

Mitosnya para naga ini memiliki pemimpin atau induk yang tak kasat mata, singkatnya para naga ini memiliki bos naga dari bangsa gaib yang diyakini menjadi kunci utama dari gunung yang memiliki Danau vulkanik terbesar di dunia itu.

Sosok pemimpin inilah yang konon katanya terus menjaga dan sewaktu-waktu bisa menghidupkan gerakan magma bawah tanah. Meski cerita mengenai legenda Naga ini sudah tidak beredar lagi di era generasi milenial banyak dari generasi orang tua yang pernah menyatakan bahwa naga itu bukan sekedar mitos belaka.

BACA JUGA :   Berwisata Sambil Belajar di Museum Pos Indonesia Bandung

(Anjar)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.