Wakasad Tinjau Penataran Terpusat Kader Pelatih Pencak Silat dan Bela Diri Taktis

  • Bagikan
Wakasad Tinjau Penataran Terpusat Kader Pelatih Pencak Silat dan Bela Diri Taktis

CIMAHI, JURNALJABAR.CO.ID –  Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Agus Subiyanto, S.E.,M.Si., meninjau Penataran Terpusat Kader Pelatih Pencak Silat dan Bela Diri Taktis di Dinas Jasmani Angkatan Darat (Disjasad), Jl. H.M.S Mintaredja, SH, Baros, Kota Cimahi Cimahi, Jawa Barat.

Demikian disampaikan Kapendam III/Slw Kolonel Inf Arie Tri Hedhianto saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jum’at 19 Agustus 2022.

Arie mengatakan, peserta penataran terpusat kader pelatih Pencak Silat dan Bela Diri Taktis tersebut diikuti oleh 38 orang Prajurit yang merupakan perwakilan dari seluruh Kodam, ditambah perwakilan dari Kostrad juga Kodiklatad dan Kopassus serta perwakilan dari Akmil.

BACA JUGA :   Bek PSG Thilo Kehrer Gabung West Ham United

Sementara dari Kodam III/Slw diwakili oleh Letda Inf Sambas dari Jasdam, Letda Inf Agus Suryadi dari Dodikjur Rindam, Sertu Deni Mutaqin dari Jasdam dan Serda Hariyanto dari Rindam.

Penataran dilaksanakan selama 45 hari, dimulai sejak tanggal 15 Agustus 2022 yang lalu, yang dalam pelaksanannya dibagi dalam dua tahap, tahap pertama selama 20 hari merupakan tahap dasar dan 25 hari berikutnya merupakan tahap lanjutan.

“Personel yang mengikuti kegiatan penataran kader pelatih Pencak silat dan Bela Diri Taktis, nantinya akan mengajarkan ilmu yang didapatkan selama mengikuti penataran di Disjasad kepada seluruh personel yang berada di satuannya masing-masing,” ujarnya.

BACA JUGA :   22 Atlet Paralimpik Kota Bandung Bertabur Medali pada ASEAN Paragames 2022

Dalam kesempatan peninjauan penataran tersebut, lanjut Kapendam, Wakasad menyempatkan diri memperagakan salah satu teknik Bela Diri Taktis di hadapan seluruh peserta penataran.

Di akhir kegiatan peninjauan penataran Kader Pelatih Pencak Silat dan Bela Diri Taktis, Wakasad bertukar cendera mata dengan Kadisjasad.

Kapendam berharap, Prajurit Siliwangi yang telah mengikuti penataran, dapat menularkan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh, untuk melatih Prajurit Siliwangi lainnya, sehinga mereka memiliki kemampuan lebih untuk menjaga dirinya masing-masing serta orang-orang yang berada di sekitarnya. (MW)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.