Gebyar Vaksinasi Anak Usia 6-11 tahun Digelar di Tempat Wisata Curug Tilu Rancabali Ciwidey

  • Share
Gebyar Vaksinasi Anak Usia 6-11 tahun Digelar di Tempat Wisata Curug Tilu Rancabali Ciwidey

BANDUNG, JURNALJABAR.CO.ID – Gebyar vaksinasi anak Sekolah Dasar usia 6 sampai dengan 11 tahun, yang digelar di tempat wisata Curug Tilu Rancabali Ciwidey Kabupaten Bandung, Selasa 11 Januari 2022.

“Vaksinasi Kebangsaan Dalam Rangka Mendukung Percepatan Realisasi Vaksinasi Untuk Indonesia Bebas Covid-19”.

Saat vaksinasi berlangsung datang seorang warga, Iso (68) asal Kampung Pasangrahan RT. 01/ RW. 9 Desa Patenggang, Kecamatan Rancabali, ia datang bertujuan untuk berobat gratis. Bertepatan adanya kunjungan dari Ketua Dharma Pertiwi Ny. Hetty Andika Perkasa bersama rombongan.

Iso datang ke tempat vaksinasi dan ketemu Ny. Hetty Andika Perkasa, saat itu Iso bilang mau ikut pengobatan gratis. Kemudian dijelaskan bahwa ini kegiatan vaksin bukan pengobatan gratis, saat itu pula Iso menyampaikan keluhannya.

BACA JUGA :   Cerita Seorang Ibu yang Miliki 4 Anak dan Mampu Rawat Anak Yatim Piatu di Pangandaran

Setelah mendengarkan Ny. Hetty Andika Perkasa memberikan solusi untuk berobat ke Rumah Sakit Dustira Kesdam III/Siliwangi di Cimahi.

Hal itu dibenarkan Kapendam III/Slw Kolonel Inf Arie Tri Hedhianto, saat dikonfirmasi disela-sela kegiatan mendampingi Pangdam III/Slw di Depan Halaman Kampus USGJ, Jalan Pemuda Raya No.32, Sunyaragi, Kec. Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat, Minggu 16 Januari 2022.

Lanjut Kolonel Inf Arie Tri Hedhianto, kemudian Komandan Kodim 0624/Kab. Bandung sebagai unsur kewilayahan langsung membantu masyarakat yang membutuhkan.

BACA JUGA: Diduga Modus Pencurian, Pelaku Gunakan Buku Besar Pengganti Laptop Kepada Penumpang Bus

Selanjutnya memerintahkan Danramil Ciwidey Kapten Inf Ujang Mulyana dan Babinsa untuk menjemput Pak Iso dari kediamannya di Kampung Pasangrahan untuk dibawa ke Rumah Sakit Dustira Kota Cimahi, pada Kamis 13 Januari 2022 dengan menggunakan Kendaraan Ambulance milik Puskesmas Rancabali.

BACA JUGA :   Setelah 7 Hari Pencarian Emmeril di Sungai Aare, Ridwan Kamil Sekeluarga Kembali ke Indonesia

Setibanya di RS. Dustira langsung ditangani oleh dr. Galuh (Dokter Jaga IGD) hasilnya didapat dan di Diagnosa Sakit Hernia dengan adanya benjolan dilipatan paha kanan dan hasil Tensi: 120/70, Nadi:79, Respirasi: 20, Suhu Tubuh: 37,6 ° C, SPO2: 96 dan dapat dilaksanakan Operasi pada Jum’at 14 Januari 2022, akan tetapi untuk waktu pelaksanaan operasi menunggu jadwal dari ruang operasi.

Sebelum dilakukan Operasi, Pak Iso dirawat di Ruang Bougenville 2 di Rumah Sakit Dustira Kota Cimahi, dan hari Jum’at tanggal 14 Januari 2022, Pak Iso masuk Ruang Operasi pada Pukul 07:10 Wib selesai Operasi pada Pukul 08:45 Wib, operasi lancar aman dan masuk kembali ke ruang inap dalam rangka pemulihan.

BACA JUGA :   Satgas Pemeriksa Hewan Kurban Pemkot Bandung Mulai Terjun ke Lapangan

“Untuk kondisi Pak Iso Alhamdulillah sehat, pada Sabtu sore telah kembali ke rumahnya, dibantu Danramil dan Babinsa. Namun untuk hari Selasa, 18 Januari 2022 akan melaksanakan kontrol ke RS. Dustira lagi, pelaksanaannya tetap didampingi Danramil dan BabinsaBabinsa,” katanya.

Hal seperti ini akan terus dilakukan oleh Prajurit Kodam III/Slw. Keberadaannya harus dapat memberikan manfaat serta dapat dirasakan oleh masyarakat dan selalu siap saat rakyat membutuhkan. (Kiki Masduki)

BACA JUGA: Bocoran Spesifikasi iPhone SE Generasi Ketiga Tersebar, Apa Saja Fiturnya?

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.